Suspensi mobil buruk gejalanya kerap muncul berupa getaran, bunyi decitan, dan berdengung ketika dalam perjalanan. Kondisi suspensi yang kurang baik tersebut bisa jadi faktor tingginya angka kecelakaan. Hal itu karena dengan tidak optimalnya suspensi, pengemudi jadi kesulitan untuk mengendalikan mobil secara baik. Akibatnya bisa membuat mobil oleng dan hilang kendali yang berujung kecelakaan.

Kerusakan suspensi tentu tidak muncul secara tiba-tiba, biasanya ada gejala-gejala awal yang bisa pengendara rasakan. Suspensi yang bermasalah tentu tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena akan semakin memperparah kondisi kendaraan. Sehingga perlu untuk melakukan servis dan perbaikan ke bengkel yang terpercaya. Berikut ini beberapa gejala dari suspensi yang mengalami kerusakan.
Truk Mitsubishi jenis Colt Diesel dengan nomor polisi D 8304 WY mengalami kecelakaan di Jalan Raya Saguling. Insiden tersebut menimpa rombongan peziarah sebanyak 28 penumpang dengan 5 orang meninggal dunia dan 23 luka-luka.
Usut punya usut, ternyata truk tersebut sudah 8 tahun tidak pernah uji KIR. Parahnya lagi banyak sekali bagian-bagian mobil yang sudah rusak. Salah satunya adalah pada bagian suspensi yang sudah tidak bagus. Akibatnya handling kendaraan tentu tidak bisa maksimal. Apalagi saat itu untuk mengangkut penumpang yang banyak.
Suspensi pada mobil merupakan sistem yang terdiri dari beberapa komponen yang fungsinya untuk menyerap guncangan ketika dalam perjalanan. Selain itu juga dapat menjaga stabilitas kendaraan sekaligus memberikan kenyamanan ketika berkendara. Itulah mengapa suspensi mobil buruk harus segera diperbaiki.
Kegunaan utama dari suspensi ini yaitu untuk mempertahankan kontak antara ban dengan permukaan jalan. Hal tersebut supaya mobil tetap bisa dikendalikan dengan baik pada kondisi dan kecepatan tertentu.
Beberapa komponen dari suspensi kendaraan tersebut antara lain shockbreaker, per, ball joint, link stabilizer, bushing, bantalan, dan komponen lainnya. Kombinasi dari beberapa part tersebut dapat mendukung kinerja suspensi secara maksimal.
Salah satu indikasi suspensi mobil sudah bermasalah adalah munculnya getaran pada saat mobil berjalan. Getaran tersebut umumnya sangat terasa pada bagian setir dan kursi penumpang. Tanda munculnya masalah ini bisa menandakan ada kerusakan pada part suspensi maupun kaki-kaki.
Tidak stabilnya kendaraan ketika belok atau pindah jalur bisa menandakan adanya masalah pada bagian sistem suspensi. Kondisi ini tidak hanya mengurangi kenyamanan ketika berkendara. Namun juga bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan. Sehingga perlu pengecekkan sekaligus perbaikan segera ke bengkel yang berpengalaman.
Jika mobil oleng atau miring ke satu sisi saat berbelok, ini bisa jadi ada masalah suspensi mobil buruk. Gejala oleng ini sering kali disebabkan oleh per atau shockbreaker yang tidak berfungsi dengan baik. Sehingga tidak mampu menjaga kestabilan mobil dengan optimal.
Salah satu tanda paling jelas bahwa suspensi mobil bermasalah adalah ketika ada guncangan yang berlebihan saat melewati jalan berlubang. Jika mobil terlalu keras atau justru terlalu lembut saat menghadapi guncangan, ini bisa jadi indikasi bahwa komponen suspensi. Seperti per atau shockbreaker, sudah aus atau rusak.
Perawatan suspensi mobil sangatlah penting untuk keselamatan berkendara. Oleh sebab itu sebaiknya lakukan pengecekkan maupun perbaikan suspensi di bengkel NEWFAST. Di bengkel ini melayani berbagai kebutuhan maintenance kendaraan, tidak terkecuali servis suspensi.
Masalah pada suspensi mobil buruk bisa ditandai dengan adanya beberapa gejala di atas. Apabila muncul indikasi kerusakan tersebut, segera mungkin bawa mobil ke bengkel NEWFAST. Penanganan dari mekanik profesional dapat membuat suspensi mobil kembali optimal.