• Icon Image Jam Buka: Senin - Sabtu | 08.00 - 17.00 WIB
  • Home
  • Blog
  • Kenali Bahaya Mobil Jarang Servis Berkala di Bengkel

Kenali Bahaya Mobil Jarang Servis Berkala di Bengkel

Kenali Bahaya Mobil Jarang Servis Berkala di Bengkel

Apakah Anda pernah mendengar tentang kasus kecelakaan kebakaran mobil yang terjadi akibat mobil jarang servis? Jika iya, ini adalah salah satu contoh nyata dari bahaya yang bisa timbul akibat kelalaian pengendara. Seandainya mereka rajin melakukan servis berkala, kemungkinan besar kejadian tragis tersebut bisa dihindari.

Penting untuk memahami bahaya yang mengintai jika mobil tidak dirawat dengan baik. Dengan pemahaman ini, diharapkan pengendara lebih sadar akan pentingnya perawatan rutin, sehingga kecelakaan yang tidak diinginkan dapat dicegah.

Mobil Jarang Servis
istockphoto.com

Bahaya Mobil Jarang Servis yang Harus Diketahui

Servis mobil merupakan langkah penting untuk menjaga performa dan kinerja kendaraan agar tetap optimal dan aman digunakan dalam perjalanan. Dengan melakukan perawatan rutin, mobil akan lebih terawat dan dapat diandalkan. Namun, jika Anda mengabaikan pentingnya servis, banyak risiko berbahaya yang bisa mengintai.

Salah satu contoh nyata dari bahaya kelalaian dalam servis adalah masalah kelistrikan mobil. Kasus korsleting listrik yang menyebabkan kebakaran sudah sering terjadi. Misalnya, pada Juli 2024, sebuah mobil CR-V terbakar di Jalan Raya Darmo, dekat Kebun Binatang Surabaya. Kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting listrik, yang merupakan salah satu dampak serius dari jarangnya servis mobil.

Selain masalah kelistrikan, masih ada berbagai bahaya lain yang bisa timbul akibat kelalaian servis mobil. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai potensi bahaya tersebut.

Sistem Pembakaran Lebih Boros

Bahaya pertama yang dapat terjadi jika mobil jarang diservis secara berkala adalah terganggunya sistem pembakaran. Busi, sebagai salah satu komponen utama dalam sistem ini, sangat rentan terkena dampaknya.

Jika busi mengalami masalah atau kerusakan, performa mobil akan menurun drastis. Selain itu, busi yang dalam kondisi buruk dapat menimbulkan percikan api yang tidak terkendali, mengakibatkan pembakaran yang tidak stabil.

Melalui servis berkala, kondisi busi dapat dipastikan dalam keadaan baik dan berfungsi secara optimal. Servis ini juga penting untuk mengevaluasi apakah busi masih layak digunakan atau perlu diganti, sehingga mencegah masalah serius yang bisa mempengaruhi kinerja mobil.

Kondisi radiator tidak maksimal

Kondisi mesin mobil tidak akan optimal jika tidak melakukan servis secara rutin. Salah satu dampaknya adalah penurunan performa mesin, yang dapat terjadi karena berbagai alasan, termasuk kondisi air radiator yang mengering.

Air radiator memiliki peran penting dalam menjaga suhu mesin agar tidak mengalami panas berlebih atau overheat. Jika air radiator berkurang atau bahkan habis, ditambah dengan kerusakan pada kipas pendingin, hal ini akan memengaruhi kinerja mesin secara keseluruhan.

Selain itu, jika komponen-komponen mesin mulai berkarat akibat kurangnya perawatan, performa mesin akan semakin menurun. Hal ini bisa meningkatkan risiko mobil mogok secara tiba-tiba, yang tentunya sangat berbahaya, terutama saat berada di tengah perjalanan.

Adanya gangguan sistem kelistrikan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, mobil jarang servis secara berkala dapat mengalami masalah pada sistem kelistrikannya, salah satunya adalah pada komponen alternator.

Alternator berfungsi untuk menyuplai arus listrik ke berbagai komponen mobil yang memerlukan tenaga listrik, seperti lampu, audio, wiper, dan lainnya. Jika alternator mengalami kerusakan, aki mobil tidak akan mampu menyuplai listrik yang cukup ke komponen-komponen tersebut. Akibatnya, mobil akan sulit dihidupkan dan bahkan bisa mengalami mati mesin secara tiba-tiba.

Lebih boros bahan bakar

Mobil yang jarang melakukan perawatan rutin cenderung lebih boros dalam konsumsi bahan bakar. Mengapa demikian? Ketika mobil tidak menjalani servis rutin, salah satu hal yang sering diabaikan adalah pergantian oli. Oli yang jarang diganti akan menyebabkan peningkatan gesekan antar komponen mesin, yang pada akhirnya membuat mesin bekerja lebih berat.

Servis rutin tidak hanya memastikan pergantian oli dilakukan tepat waktu, tetapi juga memantau fungsi oli dengan baik. Oli mesin memiliki peran penting, seperti menjaga kebersihan mesin dan membantu menurunkan suhu yang dihasilkan dari pembakaran, sehingga mesin menjadi lebih efisien dalam menggunakan bahan bakar.

Namun, jika mobil jarang diservis, oli akan mengalami penurunan kualitas, menyebabkan gesekan yang lebih tinggi, dan pada akhirnya meningkatkan konsumsi bahan bakar. Inilah salah satu alasan mengapa mobil yang jarang di servis cenderung lebih boros.

Untuk menghindari masalah akibat mobil jarang servis ini dan menjaga performa mobil tetap optimal, Anda bisa melakukan servis berkala di Bengkel NEWFAST. Kunjungi website Bengkel NEWFAST untuk informasi lebih lanjut tentang layanan yang mereka tawarkan, termasuk solusi untuk berbagai masalah mobil Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *