Menjaga persneling mobil sangatlah penting. Persneling adalah komponen krusial dalam sebuah kendaraan, dan kerusakannya dapat menimbulkan konsekuensi serius.
Para pengemudi sebaiknya tidak menganggap remeh masalah ini, karena telah banyak terjadi kecelakaan akibat sistem persneling yang bermasalah. Merawat dan memeriksa persneling secara berkala dapat mencegah masalah yang lebih besar di kemudian hari.

Saat ini, mobil manual masih memiliki banyak peminat di Indonesia. Hal itu karena mobil manual dianggap lebih mudah perawatannya.
Selain itu, para orang tua biasanya tidak mengetahui cara mengendarai mobil manual. Memang secara pengalaman berkendara, mobil manual memiliki banyak keuntungan.
Misalnya saja kesenangan saat mengoper gigi, kesenangan saat berakselerasi, hingga ketika memacu mobill ke RPM (revolution per minute) yang tinggi. Itu semua akan pengguna mobil manual dapatkan.
Namun, kesenangan dalam mengendarai mobil manual bisa terganggu. Salah satu alasannya adalah karena sistem persneling yang tidak sehat dan bermasalah.
Mengendarai mobil dengan persneling bermasalah memang kurang nyaman. Mobil seperti ini juga memicu kekhawatiran karena tidak seimbang.
Ketika menjaga persneling mobil tidak tepat, maka bisa menimbulkan masalah. Misalnya seperti tali persneling mobil yang putus tiba-tiba saat di jalan.
Hal itulah yang terjadi pada kecelakaan tunggal di wilayah hukum Polres Mukomuko oleh sebuah truk. Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Lintas Barat Sumatera Bengkulu – Sumbar, Desa Lubuk Pinang, Kecamatan Lubuk Pinang, Kabupaten Mukomuko.
Kejadian ini terjadi ketika truk bermuatan CPO dengan nomor polisi BA 8345 UI yang dikemudikan oleh Indra Zega (46 tahun) melaju dari arah kiri jalan Bengkulu – Sumbar. Truk pada saat itu berjalan dengan kecepatan sedang.
Ketika melintasi jalan yang menurun dan menikung, tiba-tiba tali persneling putus. Pengemudi yang ditanya ingin mengurangi gigi jadi tidak bisa dan akhirnya harus banting setir ke kiri.
Alhasil, mobil akhirnya terperosok. Beruntung pengemudi tidak mengalami luka-luka tetapi truk tetap mengalami kerusakan dan akhirnya tetap memicu kerugian.
Agar menghindari kecelakaan yang sama, maka pengendara harus menjaga persneling mobil dengan baik. Berikut ini beberapa langkahnya:
Jika ingin persneling lebih awet, pengemudi sebaiknya menghindari setengah kopling. Teknik ini mungkin baik untuk menahan mobill di kondisi menanjak agar tidak mudah mundur.
Namun, terlalu sering berada di setengah kopling bisa membuat plat kopling cepat aus. Hal ini akhirnya akan membuat sistem persneling mobil bermasalah.
2. Hindari Menaruh Tangan di Tuas Persneling
Selanjutnya, pengendara bisa memperhatikan kebiasaan mengemudi. Hindari menaruh tangan di atas tuas persneling yang tersedia.
Hal itu lama-kelamaan bisa menjadi kebiasaan. Padahal, akibatnya bisa fatal karena bisa jadi tuas persneling menjadi oblak akibat terlalu sering menahan beban tangan.
Cara selanjutnya adalah menghindar memindahkan gigi yang tidak perlu. Beberapa orang melakukan posisi gigi persneling dengan cepat demi akselerasi.
Hal itu padahal kurang baik untuk sistem persneling. Sebaiknya pindahkan gigi persneling seperlunya dan dengan cara yang lebih lembut agar tetap awet.
Ketika persneling putus tiba-tiba saat berkendara., hal itu akibat perawatan yang kurang. Oleh karena itu, pemilik mobil harus lebih memperhatikan waktu servis.
Bengkel NEWFAST adalah bengkel mobil yang menawarkan layanan berkualitas. Pengemudi dapat mempercayakan perawatan kondisi persneling kendaraan kepada teknisi berpengalaman di Bengkel NEWFAST.
Bengkel NEWFAST merupakan pilihan terbaik untuk menjaga kondisi persneling mobil Anda, serta memperbaiki kerusakan yang mungkin terjadi. Dengan demikian, keamanan kendaraan Anda akan terjamin.