Arti huruf dan angka persneling mobil merupakan kunci untuk mengoperasikan kendaraan serta mengatur tingkat kenyamanan berkendara. Sebuah mobil dengan transmisi otomatis kini semakin mendapatkan tempat para pengguna kendaraan roda empat. Bagaimana tidak, kendaraan bersifat matic ini dinilai cukup efisien dan modern daripada jenis mobil manual yang sudah lebih dulu meramaikan pasar otomotif.
Kemajuan teknologi di era modern saat ini, telah mengalami perubahan secara signifikan. Demi menjaga kenyamanan berkendara antara penumpang dan pengemudi, berbagai update fitur kendaraan menjadi semakin canggih dan bisa dipelajari dengan mudah. Oleh karena itu, hadirnya mobil matic di era ini sangat membantu masyarakat untuk lebih mudah belajar mengemudi.
Bagi pemula, mobil matic dengan seluruh sistem transmisi otomatis dapat memungkinkan kendaraan mengganti tuas gigi secara otomatis. Tanpa memerlukan kopling, mengemudikan mobil terasa jauh lebih simple dan mudah. Namun banyak yang belum memahami, apa saja arti angka serta huruf pada bagian persneling ini.
Ketidaktahuan ini tentu akan menyebabkan ketidaknyamanan saat berkendara, oleh karenanya berikut ini penjelasan kode huruf dan angka pada transmisi otomatis.
Arti dari kode huruf P pada persneling mobil matic berarti parking. Dimana persneling tersebut sedang mengindikasikan posisi parkir secara otomatis. Pada saat huruf ini menyala, maka roda belakang terkunci rapat dan mengakibatkan mobil tidak memiliki ruang gerak yang cukup.
Pada saat tombol P dihidupkan, pengemudi dapat mematikan mesin atau bagian dalam kendaraan yang sudah tidak lagi digunakan. Setelah itu, aktifkan mode P dan berhentilah berkendara. Hal ini akan membantu keadaan mobil berada dalam posisi terbaik untuk berhenti sejenak.
Arti huruf dan angka persneling mobil berkode R, merupakan pengertian dari Reverse. Reverse dalam bahasa Indonesia berarti mengarahkan mobil untuk berjalan mundur. Sejauh ini cara kerja Reverse sama dengan mobil manual, yang juga mentransmisikan tuas pada posisi R jika ingin mengarahkan mobil berjalan mundur.
Namun bedanya, pada mobil matic R dapat bekerja dengan menekan pedal gas kendaraan. Adapun kondisi yang mengharuskan mobil melakukan manuver mundur biasanya dilakukan ketika keluar dari tempat parkir, maupun saat berkendara di ruas jalanan.
Kode huruf “N” mengarahkan mobil pada posisi netral, dimana mesin tidak terhubung dengan transmisi. Sehingga roda kendaraan tidak dalam keadaan yang terkunci. Hal ini menyebabkan proses pergerakan mobil dalam kondisi bebas tanpa mengirimkan tenaga secara khusus kedalam bagian roda.
Kode huruf “D” pada mobil matic berarti drive atau maju. Penggunaan kode tombol D pada persneling mobil mengindikasikan mode drive alias mode kemudi. Pada saat mengoperasikan kendaraan, mode Drive ini paling sering digunakan.
Pada saat pengemudi menekan tombol D, maka mobil secara otomatis mentransmisikan gigi-gigi untuk bergeser dan bergerak maju. Sehingga menyalakan tombol D pada saat mulai berkendara adalah hal wajib yang harus kita lakukan.
Dalam kode huruf “D” di kendaraan, memiliki pilihan tombol angka di dalamnya. Pilihan angka ini tersedia untuk mengatur secara otomatis perpindahan gigi mobil. Salah satu contohnya adalah angka 1, digunakan untuk mengaktifkan mode berjalan pada turunan yang curam. Kode 2, mobil berada dalam kecepatan sedang. Sementara kode 3, proses mengemudi dalam kecepatan tinggi.
Demikian tadi penjelasan mengenai arti huruf dan angka persneling mobil matic. Perlu untuk dipahami bersama, skill mengenal angka dan kode huruf adalah kemampuan dasar agar proses berkendara jauh lebih aman dan nyaman. Hal ini penting bagi pemula, agar dapat mengetahui guna masing-masing kode, sehingga dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.