Cara membedakan oli asli dan palsu perlu dipahami dengan baik agar terhindar dari penipuan. Pembahasan ini sangatlah penting, terutama ketika berencana ingin mengganti oli mobil. Meski perbedaannya terlihat jelas, namun memang ada sebagian orang yang masih sering terkecoh.
Untuk membedakan mana oli mobil yang asli dan palsu, maka bisa cermati beberapa caranya di bawah ini.
Salah satu caranya yaitu memperhatikan tutup botol. Oli mobil yang asli biasanya memiliki tutup botol dengan bekalan seal untuk menguncinya hingga rapat.
Selain rapat, tutup botol ini juga kencang dan hanya untuk sekali pakai saja. Berbeda pada oli palsu yang memiliki tutup botol tanpa seal. Akibatnya, tutup botol tersebut terlihat longgar.
Nomor produksi juga bisa pemilik mobil cermati untuk coba cara membedakan mana oli asli dan palsu sebelum ganti oli. Nomor produksi sendiri ada di dalam kemasan oli. Lebih tepatnya di bagian tutup maupun body botol.
Apabila nomor produksi yang ada di tutup dan body botol sama, menandakan bahwa olinya memang asli. Akan tetapi jika nomor produksinya berbeda, jelas oli mobilnya palsu.
Warna oli yang asli dan palsu juga sangat berbeda. Untuk oli mobil yang asli memiliki warna khas seperti halnya kecoklatan atau kekuningan.
Lain halnya dengan oli palsu yang biasanya memiliki warna berbeda-beda. Hal yang pasti, oli palsu memiliki warna keruh atau hitam pekat.
Cara ini tak kalah ampuh untuk membedakan mana oli mobil yang asli dan palsu. Apabila oli tersebut mengeluarkan bau aneh dan menyengat seperti halnya gosong, berarti oli palsu.
Hal ini karena oli mobil yang asli tidak akan mengeluarkan bau tersebut. Karena hal itu, penggunaannya tidak akan mengganggu pemilik mobil.
Mencermati kondisi botol oli tidak kalah penting untuk mengetahui apakah produk olinya asli atau tidak. Untuk oli mobil yang asli, biasanya memiliki botol dengan kondisi baru dan tidak kusam.
Oli botol asli tersebut juga tidak memiliki goresan ataupun penyok. Jauh berbeda dengan oli asli yang biasanya memiliki botol tak layak pakai. Botolnya kusam, penuh goresan dan penyok.
Stiker hologram biasanya ada di body botol oli. Oli asli memiliki hologram di kemasan yang tak bisa diduplikasi.
Karena hal itu, botol oli yang tidak memiliki hologram menandakan bahwa produknya palsu. Maka dari itu, jangan coba-coba membeli ataupun menggunakan oli mobil yang kemasannya tak dilengkapi hologram.
Setelah mengetahui apa saja perbedaannya, tentu bisa mengenalinya secara lebih mendalam bukan? Jangan pernah menggunakan oli mobil palsu karena berdampak buruk bagi kendaraan.
Penggunaan oli palsu ini bisa menurunkan performa mesin dan merusak komponen mobil. Oleh karena itu, pahami baik-baik sebelum mengganti oli mobil.
Supaya tidak kecewa, merugi, ataupun menyesal nantinya, pastikan ganti oli mobil di Bengkel NEWFAST. Bengkel ini jelas menggunakan oli mobil yang asli sehingga tidak mengecewakan pelanggan. Tak hanya asli, produk olinya juga baru sehingga terjamin mutu atau kualitasnya.
Hal ini karena teknisi di Bengkel NEWFAST sudah memahami bagaimana cara membedakan oli asli dan palsu. Mengenai biaya, Bengkel NEWFAST juga tidak akan menguras isi kantong pelanggan. Untuk itu, percayakan ganti oli mobil pada Bengkel NEWFAST sekarang juga.