Di dunia otomotif, Anda mungkin sering mendengar istilah aquaplaning pada mobil. Istilah ini tidak jauh berbeda dengan blong atau kendaraan yang kehilangan kendali.
Aquaplaning ini seringkali terjadi ketika dalam kondisi hujan. Bila tidak mendapatkan penanganan yang benar, maka bisa mengakibatkan kefatalan pada mobil.
Maka dari itu, perlu untuk tahu apa itu aquaplaning dan bagaimana dampak yang ditimbulkannya.
Aquaplaning atau juga dikenal sebagai hydroplaning merupakan fenomena di mana mobil atau kendaraan lainnya kehilangan daya cengkeram sehingga lepas kendali. Seperti yang sudah kita sebut di awal, penyebab utama dari permasalahan ini adalah genangan air, seperti ketika hujan atau banjir.
Genangan air yang besar membuat mobil mengalami kesulitan untuk melaju atau bahkan sampai tergelincir. Namun, aquaplaning bukan terjadi karena genangan air hujan saja, melainkan juga bisa terjadi lantaran kondisi mobil tidak baik-baik saja atau bobot kendaraan.
Ketika Anda mengalami aquaplaning, Anda akan kehilangan kontrol atas kendaraan Anda karena lemahnya traksi. Selain itu, pengereman mobil mungkin akan lebih sulit untuk Anda lakukan sehingga menimbulkan risiko terjadinya kecelakan di jalan.
Supaya lebih jelas berikut adalah rangkuman dampak dan penanganan aquaplaning pada mobil yang bisa Anda pahami.
Aquaplaning sangat berpengaruh terhadap stabilitas mobil Anda. Saat aquaplaning terjadi, mobil menjadi tidak stabil dan pengendara akan kesulitan untuk menjaga supaya kendaraannya lurus di jalan.
Untuk menghindari hal ini, Anda bisa mengemudikan kendaraan lebih hati-hati, terlebih di musim hujan. Selain itu, lakukan perawatan rutin pada sistem mobil Anda. Jangan lupa untuk memilih ban yang berkualitas dan sesuai dengan kondisi cuaca.
Mobil yang tidak stabil akibat aquaplaning, bisa menyebabkan mobil tersebut pindah ke jalur lain. Hal ini tentunya meningkatkan terjadinya risiko kecelakaan dengan kendaraan lain yang berada di sekitarnya atau dari arah berlawanan.
Supaya terhindar dari kemungkinan buruk ini, akan lebih baik Anda menghindari genangan air yang terlalu dalam ketika berkendara. Di samping itu, pekalah terhadap perubahan jalur yang tiba-tiba ketika jalan dalam keadaan basah.
Dampak yang paling signifikan dari permasalahan aquaplaning pada mobil adalah hilangnya kendali kendaraan. Di saat ban kehilangan traksi di jalanan, Anda akan kesulitan untuk mengarahkan kendaraan Anda pada jalur yang sesuai keinginan. Ini juga memungkinkan adanya tabrakan atau kecelakaan dengan kendaraan lain karena mobil Anda oleng.
Aquaplaning juga menyebabkan waktu reaksi pengemudi lebih lama. Ketika ban hilang traksi, respon mesin kendaraan terhadap perintah pengemudi menjadi lebih lambat dari biasanya.
Jika hal ini terjadi, maka kecelakaan bisa terjadi karena pengemudi mempunyai waktu singkat untuk merespons situasi yang darurat. Maka dari itu, selalu disarankan untuk mengambil jarak yang aman dengan kendaraan lain demi keselamatan dan menghindari bahaya dari aquaplaning ini.
Di samping membawa dampak yang membahayakan keselamatan pengendara, aquaplaning pada mobil juga membawa pengaruh pada kendaraan. Ban mobil yang mengalami aquaplaning bisa mengalami keausan yang tidak merata. Selain itu, komponen-komponen lain pada mobil juga akan mengalami tekanan yang berlebihan.
Dengan demikian, sangat penting memilih ban dan rutin melakukan perawatan kendaraan supaya tidak rusak semakin parah. Perawatan secara berkala ini bisa Anda lakukan di bengkel-bengkel berkualitas, salah satunya di bengkel NewFast. NewFast merupakan pilihan bengkel yang berkualitas untuk memastikan mobil Anda mendapatkan layanan yang profesional dan cepat.
Bengkel NewFast melayani semua merek mobil dan menawarkan garansi pelayanan. Bukan hanya servis kendaraan saja, Bengkel NewFast juga menyediakan auto detailing dan salon mobil untuk menjaga kebersihan kendaraan Anda. Permasalahan aquaplaning pada mobil bisa Anda hindari dengan melakukan servis rutin di sini.